Sabtu, 18 Juli 2020

5 Cara Menabung Yang Cocok Untuk Anak Remaja

Menabung bukan hal yang mudah, setuju? Banyaknya godaan di sekitar sering kali menggagalkan tekadmu untuk menabung. Tapi, hal ini tak lantas membuatmu putus asa begitu saja. Lebih baik coba tips menabung anti gagal berikut yuk! Dijamin keuanganmu akan membaik dari waktu ke waktu.

1. Alokasikan dulu pengeluaranmu selama sebulan

Sebelum membelanjakan gaji untuk kebutuhan sehari-hari, coba buatkan pengalokasiannya terlebih dahulu. Alokasi ini terdiri dari berbagai pos pengeluaranmu selama satu bulan. Misalnya Rp 2 juta untuk kebutuhan pokok, Rp 500 ribu untuk transportasi, Rp 500 ribu untuk kesehatan, dan seterusnya.
5 Cara Menabung Yang Cocok Untuk Anak Remaja
Alokasi ini akan memudahkanmu untuk mengatur gaji. Jadi berapa pun gaji yang kamu terima, jumlahnya cukup untuk membiayai semua kebutuhanmu sehingga kamu bisa terlepas dari namanya utang.

2. Tentukan persentase tabungan dalam sebulan

Ini dia yang tak kalah krusial, yaitu menentukan persentase tabungan. Apakah yang ditabung itu 40%, 30%, atau 25% dari gaji utama. Semakin besar, tentu semakin baik karena uang yang terkumpul pun semakin banyak.

Namun, kamu tak perlu terlalu memaksakan diri. Kalau kamu tak sanggup menyisihkan 40% dari gajimu untuk ditabung, kurangi menjadi 25% saja. Intinya jangan sampai gajimu habis untuk berfoya-foya.

3. Biar makin untung, investasikan sebagian uangmu

Selain tabungan, kamu juga bisa coba berinvestasi, nih! Ada beberapa instrumen investasi yang bisa dijadikan opsi, seperti deposito, reksadana, forex, saham, obligasi, dan emas. Untuk meminimalisir risiko tapi tetap mendapat untung, maka liriklah deposito atau reksadana. Apalagi modal untuk kedua instrumen ini sangat terjangkau.

4. Ikut arisan sama teman atau rekan kerjamu di kantor

Teman atau rekan kerjamu di kantor mengajakmu ikut arisan? Terima saja. Ini adalah peluang bagus untuk mengurangi sikap konsumtif setelah gajian, tapi di sisi lain akan membantumu untuk mendapatkan keuangan yang lebih baik.

Tak perlu banyak-banyak. Arisan Rp 500 ribu atau Rp 1 juta per bulan saja sudah cukup untuk membuatmu hidup lebih hemat. Ketika giliranmu untuk menarik arisan tiba, kamu bisa investasikan sehingga uangnya tak lenyap begitu saja.

5. Kalau uangmu sudah cukup, investasikan ke properti

Bila akumulasi tabungan, investasi, dan arisan sudah mencapai target, kamu bisa banget melirik properti untuk memaksimalkan keuntungan investasimu. Sebab harga jual properti mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, jadi kamu tak akan pernah rugi. Ada tanah, ruko, rumah, dan apartemen yang bisa kamu jadikan referensi.

Kalau kamu gak sanggup beli secara cash, kamu bisa ikut KPR atau KTA. Cukup dengan membayar DP, kamu sudah punya satu properti idaman. Sisa pembayarannya cukup kamu cicil saja setiap bulan sampai lunas. Menabunglah sebelum terlambat. Jangan sampai kamu tak punya apa-apa padahal sudah bekerja selama bertahun-tahun.

Tidak ada komentar: